Banyak orang menganggap bahwa promosi dan pemasaran mempunyai pengertian yang sama, dimana sebenarnya promosi hanya merupakan salah satu bagian dari kegiatan prasaran. Walaupun promosi sering dihubungkan dengan penjualan tetapi kenyataannya promosi mempunyai arti yang lebih luas dari penjualan karena penjualan hanya berhubungan dengan pertukaran hak milik yang dilakukan oleh tenaga penjual, sedangkan promosi adalah setiap aktivitas yang ditujukan untuk memberitahukan , membujuk atau mempengaruhi konsumen untuk tetap menggunakan produk yang dihasilkan perusahaan tersebut. pengertian promosi yang dikemukakan oleh philip Kotler adalah sebagai berikut :
"Promotion encompasses all the tools in the marketing mix whose mayor is persuasive communication".
Promosi meliputi semua alat-slat dalam kombinasi pemasaran yang peranan utamanya adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifatnya membujuk promosi merupakan suatu proses komunikasi dari penyampaian amanat atau berita tentang produk/barang atau jasa dari penjual kepada para pembeli potensial (konsumen).
Promosi adalah bersangkutan dengan metode komunikasi yang ditujukan kepada pasar yang menjadi target tentang produk yang tepat yang dijual pada tempat yang tepat dengan harga yang tepat. Promosi mencakup penjualan oleh perseorangan, penjualan massal dan promosi penjualan. Berdasarkan ketiga pendapat tersebut diatas dapatlah ditarik kesimpulan bahwa promosi adalah usaha-usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempengaruhi konsumen supaya membeli produk yang dihasilkan ataupun untuk menyampaikan berita tentang produk tersebut dengan jalan mengadakan komunikasi dengan para pendengar
(audience) yang sifatnya membujuk. Pada prateknya walaupun pelaksanaan promosi ini umumnya dilakukan oleh para penjual/produsen, pihak pembeli atau calon pembeli kadang-kadang ada kalanya secara sadar atau tidak sadar juga telah melakukan promosi, misalnya bila mereka menginginkan suatu informasi/keterangan mengenai harga, kwalitas dan sebagainya dari pihak penjualan. Contohnya dalam keadaan kehidupan sehari-hari ada kalanya pada saat berbincang-bincang orang menyinggung produk atau juga tertentu, umumnya mengatakan keinginannya membeli rumah atau mengatakan bahwa besok malam film di Juwita sangat bagus, maka dalam hal ini orang tersebut telah melaksanakan kegiatankegtatan promosi.
Seperti telah dikatakan di atas, tujuan dasar dilaksanakannya promosi adalah untuk mempengaruhi konsumen supaya membeli produk yang dihasilkan penjual. Suatu promosi yang dilaksanakan tanpa mempunyai tujuan sama saja dengan melaksanakan pekerjaan yang sia- sia. Tujuan promosi merupakan dasar dalam membuat keseluruhan program promosi yang akan dijalankan oleh perusahaan dalam rangka mencapai apa yang diinginkannya, kemudian akan menyusul langkah-langkah selanjutnya. Sebenarnya setiap perusahaan yang memiliki program promosi bila dilihat secara nyata bahwa tujuan daripada promosi masing-masing sering tidak sama rata sama lainnya. Akan tetapi pada umumnya suatu promosi mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut :
1. Penampakkan :
Salah satu tujuan penting dari promosi adalah promosi tersebut harus dapat menyampaikan pasan pads sejumlah calon pembeli yang dituju atau yang ditargetkan, dengan demikian perusahaan harus mem1lih mane yens dapat dicapai ke pembeli yang dituju tersebut. Dalam rangka penampakkan ini perlu diperhatikan langkah lengkah sebagai berikut :
- Menentukan calon pembeli yang dituju atau yang di targetkan.
- Menentukan jumlah calon pembeli yang dituju.
- Memilih media yang paling sesuai untuk dapat mencapai calon pembeli tersebut.
2. Perhatian :
Promosi harus dapat menarik perhatian konsumen ateu calon pembeli yang dituju, namun seringkali sangat sukar untuk menarik perhatian calon pembeli terhadappromosi yang kita lakukan disebabkan adanya sedemikian banyak promosi yang dilakukan pula oleh perusahaan lainnya, sehingga perhatian calon pembeli tidak hanya terpusat pada promosi yang dilakukan oleh perusahaan lainnya yang meliputi sejumlah edvertensi, promosi penjualan dan usaha-usaha promosi lainnya. Jadi perusahaan dihadapkan pada masalah bagaimana agar promosi yang dilakukan oleh perusahaan lainnya.
Cara yang dapat dilakukan untuk menarik perhatian calon pembeli misalnya memberikan sponsor untuk suatu acara tertentu, penggunaan orang yang sudah popular di mata masyarakat dalam reklamenya, menonjolkan apa yang lebih menjadi keistimewaan produknya yang tidak terdapat pada produk lainnya, dan lain sebagainya.
3. Pemahaman :
Tujuan promosi lainnya dari promosi ialah pemahaman yang dicapai pada waktu calon pembeli menginterpretasikan pesan yang sampai kepadanya. Calon pembeli sering kali tidak dapat memahami promosi yang tidak direncanakan dengan baik atau yang dapat menarik perhatian, kadang-kadang perubahan dari media yang digunakan dapat menyebabkan pesan yang disampaikan menjadi tidak jelas sehingga dalam merubah penggunaan media kita juga harus melibat apakah perlu diadakan perubahan pesan. Dengan demikian perusahaan harus yakin bahwa pesan yang disampaikan melalui media itu jelas dan dapat menarik perhatian, karena banyak perusahaan mempromosikan berbagai macam produknya, calon pembeli banyak tertarik, mengingat dan memahami beberapa promosi dari sekian banyak promosi yang ada.
4. Perubahan Sikap :
Setelah promosi dapat dipahami oleh calon pembeli, maka perusahaan mengharapkan suatu tanggapan dari calon pembeli terhadap promosi tersebut. Setiap perusaan harus menyesuaikan promosinya dengan produk yang dihasilkannya untuk dapat merubah sikap calon pembeli yang ditujunya, misalnya perubahan agar pembeli mengalihkan pembeliannya dari produk perusahaan lain ke produk yang dihasilkan oleh perusahaannya.
Banyak perusahaan menggunakan advertensi merubah sikap calon pembeli yang ditujukannya, advertensi belum tentu dapat menyebabkan sebagian besar pembeli untuk segera melakukan pembeliannya.
5. Tindakan :
Sesuai dengan tujuan akhir promosi adalah untuk meningkatkan hasil perusahaan melalui peningkatan hasil penjualan, maka tujuan promosi yang paling penting adalah untuk dapat menimbulkan tindakan dari calon pembeli yang ditujunya, karena hal ini menandakan berhasil atau tidaknya suatu promosi.
Label
- 1. profil diri (1)
- 2. profil wirausaha (4)
- 3. ptoduct (4)
- 4. price (5)
- 5. place (4)
- 6. promotion (4)
- 7. people (5)
- 8. proses (4)
- 9. physical evidence (5)
Rabu, 20 Oktober 2010
variabel variabel lokasi usaha
Variabel-Variabel Lokasi Usaha Yang Baik
oleh: oeconomicus
Pengarang : Iman Mulyana- Summary rating: 2 stars (26 Tinjauan)
- Kunjungan : 2234
- kata:600
More About : lokasi usaha
bagaimanakah memilih lokasi usaha
Beberapa minggu yang lalu Toko Addina kehadiran rekan dari TDA Bekasi yaitu Pak Dody. Kami berdiskusi seputar memulai usaha di kios atau toko. Ada satu pertanyaan yang masih terngiang dan masih terus terpikir yaitu bagaimana cara memilih lokasi untuk membuka kios?
Kalau kembali kilas balik saat pertama membuka kios Addina, saya tidak punya kriteria yang sistematis dalam memilih kios. Ketika saya dan istri saya sudah memutuskan untuk segera memulai usaha, saya hanya lihat-lihat dan menginventarisir kios-kios yang dikontrakkan di sekitar Pasar Perumnas Klender. Kemudian saya amati trafik di depan masing-masing kios. Dan dengan menggunakan feeling saya banding-bandingkan kios2 yang akan jadi target.
Baru kemudian setelah mantap dengan salah satu pilihan,saya tanya harga sewa dan nego dengan penyewa. Dengan pertimbangan: harga sewanya masuk dalam perhitungan, maka kamipun deal.
Untuk deal-nya sendiri, saya masih mencoba menawar untuk mendapatkan keringanan pembayaran. Maksudnya uang sewa tidak dibayar sekaligus, tapi minta di cicil dalam beberapa bulan. Akhirnya kami sepakat untuk mencicil dalam 3 bulan. Hal ini sangat meringankan pembayaran dan bahkan untuk bulan kedua dan ketiga, saya membayar sewa kios tidak murni dengan uang tabungan (modal awal), tapi sebagiannya bisa kami bayar dengan keuntungan penjualan bulan pertama dan kedua.
Memang untuk membuka toko off-line, lokasi fisik menjadi sangat penting. Karena kita benar-benar bergantung pada trafik dan kunjungan orang secara langsung. Semakin banyak orang yang lalu-lalang di sekitar kios, asumsinya akan semakin mudah menarik orang untuk masuk dan melihat-lihat ke toko kita (leads semaking besar).
Cuma, umumnya harga sewa lokasi yang strategis (yang trafiknya tinggi) berbanding lurus dengan harga sewanya. Padahal bagi pemula, modal biasanya masih terbatas sehingga bisa-bisa modal habis terpakai hanya untuk sewa. Kalau tidak ada kendala modal tentu saja lebih baik langsung mencari lokasi-lokasi yang sudah pasti ramai dan strategis.
Waktu pertama kali hunting kios. yang saya cari adalah lokasi yang terjangkau harga sewanya dan dekat dengan keramaian. Lokasi kios pertama saya, memang ada di dekat pasar perumnas Klender, tapi bukan berada di jalan utama, bukan di jalan yang trafiknya tinggi. Sehingga uang sewanya realatif lebih terjangkau.
Yang membuat kami beruntung, meskipun bukan berada di jalan besar, di sekitar kami belum ada toko sejenis / serupa, sehingga belum ada persaingan. Jadinya, sambil belajar kami bisa memanfaatkan keunggulan yang lain (selain lokasi) sebagai daya jualnya. Sehingga kami bisa mengoptimalkan penjualan.
Alhamdulillah usaha kami bisa berkembang, dan kami mulai memikirkan untuk pindah lokasi ke tempat yang lebih ramai setelah punya cukup modal dari keuntungan di kios pertama. Apalagi setelah munculnya pesaing di sekitar kami, maka keputusan kami untuk pindah ke ruko yang lebih besar kami nilai sangat tepat.
Oh ya saya ingat salah satu nasehat, untuk mencari lokasi jangan terpatok hanya pada keramaian jalannya, tapi perhatikan juga orang-orang yang lalu lalang tadi kira-kira mungkin atau tidak, mau berhenti dan mampir ke toko kita. Contohnya begini, ada calon pengusaha aksesoris motor, yang di cari tentu jalan yang trafik sepeda motornya ramai. Setelah dapat lokasi yang dianggap cocok, dibukalah toko aksesoris motor.
Berhari-hari setelah toko dibuka, penjualannya sangat kecil. Selidik punya selidik, ketahuan bahwa memang trafik pengendara motor di jalan itu sangat ramai. Tapi jarang yang mau berhenti karena mereka memang cuma lewat untuk pulang dan pergi kerja. Nah setelah dipindah tokonya ke lokasi lain, tokonya mulai maju. Karena berada di dekat perumahan dan tokonya justru ramai bukan oleh orang yang lalu lalang tapi memang orang yang benar-benar mau beli aksesoris dan mereka melakukannya di waktu-waktu luang (bukan dalam perjalanan pulang pergi ke kantor).
Kesimpulannya, untuk mengawali berjualan di toko atau kios, sesuaikan lokasi dengan target dan modal yang kita miliki. Kalau sudah berjalan dan menguntungkan, bersiaplah untuk pindah ke lokasi yang lebih besar dan lebih strategi. Tentu saja kesimpulan ini bukan patokan, hanya pengalaman saya pribadi. Mungkin pengalaman yang akan Anda peroleh akan berbeda dan unik, karena memang bisnis bukanlah ilmu pasti tapi boleh dibilang merupakan ketrampilan (skill) dan seni
Kalau kembali kilas balik saat pertama membuka kios Addina, saya tidak punya kriteria yang sistematis dalam memilih kios. Ketika saya dan istri saya sudah memutuskan untuk segera memulai usaha, saya hanya lihat-lihat dan menginventarisir kios-kios yang dikontrakkan di sekitar Pasar Perumnas Klender. Kemudian saya amati trafik di depan masing-masing kios. Dan dengan menggunakan feeling saya banding-bandingkan kios2 yang akan jadi target.
Baru kemudian setelah mantap dengan salah satu pilihan,saya tanya harga sewa dan nego dengan penyewa. Dengan pertimbangan: harga sewanya masuk dalam perhitungan, maka kamipun deal.
Untuk deal-nya sendiri, saya masih mencoba menawar untuk mendapatkan keringanan pembayaran. Maksudnya uang sewa tidak dibayar sekaligus, tapi minta di cicil dalam beberapa bulan. Akhirnya kami sepakat untuk mencicil dalam 3 bulan. Hal ini sangat meringankan pembayaran dan bahkan untuk bulan kedua dan ketiga, saya membayar sewa kios tidak murni dengan uang tabungan (modal awal), tapi sebagiannya bisa kami bayar dengan keuntungan penjualan bulan pertama dan kedua.
Memang untuk membuka toko off-line, lokasi fisik menjadi sangat penting. Karena kita benar-benar bergantung pada trafik dan kunjungan orang secara langsung. Semakin banyak orang yang lalu-lalang di sekitar kios, asumsinya akan semakin mudah menarik orang untuk masuk dan melihat-lihat ke toko kita (leads semaking besar).
Cuma, umumnya harga sewa lokasi yang strategis (yang trafiknya tinggi) berbanding lurus dengan harga sewanya. Padahal bagi pemula, modal biasanya masih terbatas sehingga bisa-bisa modal habis terpakai hanya untuk sewa. Kalau tidak ada kendala modal tentu saja lebih baik langsung mencari lokasi-lokasi yang sudah pasti ramai dan strategis.
Waktu pertama kali hunting kios. yang saya cari adalah lokasi yang terjangkau harga sewanya dan dekat dengan keramaian. Lokasi kios pertama saya, memang ada di dekat pasar perumnas Klender, tapi bukan berada di jalan utama, bukan di jalan yang trafiknya tinggi. Sehingga uang sewanya realatif lebih terjangkau.
Yang membuat kami beruntung, meskipun bukan berada di jalan besar, di sekitar kami belum ada toko sejenis / serupa, sehingga belum ada persaingan. Jadinya, sambil belajar kami bisa memanfaatkan keunggulan yang lain (selain lokasi) sebagai daya jualnya. Sehingga kami bisa mengoptimalkan penjualan.
Alhamdulillah usaha kami bisa berkembang, dan kami mulai memikirkan untuk pindah lokasi ke tempat yang lebih ramai setelah punya cukup modal dari keuntungan di kios pertama. Apalagi setelah munculnya pesaing di sekitar kami, maka keputusan kami untuk pindah ke ruko yang lebih besar kami nilai sangat tepat.
Oh ya saya ingat salah satu nasehat, untuk mencari lokasi jangan terpatok hanya pada keramaian jalannya, tapi perhatikan juga orang-orang yang lalu lalang tadi kira-kira mungkin atau tidak, mau berhenti dan mampir ke toko kita. Contohnya begini, ada calon pengusaha aksesoris motor, yang di cari tentu jalan yang trafik sepeda motornya ramai. Setelah dapat lokasi yang dianggap cocok, dibukalah toko aksesoris motor.
Berhari-hari setelah toko dibuka, penjualannya sangat kecil. Selidik punya selidik, ketahuan bahwa memang trafik pengendara motor di jalan itu sangat ramai. Tapi jarang yang mau berhenti karena mereka memang cuma lewat untuk pulang dan pergi kerja. Nah setelah dipindah tokonya ke lokasi lain, tokonya mulai maju. Karena berada di dekat perumahan dan tokonya justru ramai bukan oleh orang yang lalu lalang tapi memang orang yang benar-benar mau beli aksesoris dan mereka melakukannya di waktu-waktu luang (bukan dalam perjalanan pulang pergi ke kantor).
Kesimpulannya, untuk mengawali berjualan di toko atau kios, sesuaikan lokasi dengan target dan modal yang kita miliki. Kalau sudah berjalan dan menguntungkan, bersiaplah untuk pindah ke lokasi yang lebih besar dan lebih strategi. Tentu saja kesimpulan ini bukan patokan, hanya pengalaman saya pribadi. Mungkin pengalaman yang akan Anda peroleh akan berbeda dan unik, karena memang bisnis bukanlah ilmu pasti tapi boleh dibilang merupakan ketrampilan (skill) dan seni
promosi penjualan
Pengertian Promosi Penjualan
Menurut Basu S. (1999) Istilah penjualan sering digunakan secara
sinonim dengan istilah promosi meskipun yang dimaksud promosi. Penjualan
hanya meliputi kegiatan pemindahan barang/jasa atau penggunaan penjual
saja, dan tidak terdapat kegiatan periklanan atau kegiatan lain yang ditujukan
untuk mendorong permintaan. Jadi, penjualan hanya merupakan bagian dari
kegiatan promosi.
Sedangkan menurut Indriyo G. (1994) promosi penjualan adalah
merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang
dipasarkannya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk
melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu
maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen.
Menurut Lamb, Hair dan McDaniel (2001) promosi penjualan adalah
kegiatan komunikasi pemasaran, selain dari pada periklanan, penjualan
pribadi, dan hubungan masyarakat, dimana insentif jangka pendek
memotivasi konsumen dan anggota saluran distribusi untuk membeli barang
atau jasa dengan segera, baik dengan harga yang rendah atau dengan
menaikkan nilai tambah.
Sasaran promosi penjualan biasanya lebih mempengaruhi perilaku
dibandingkan dengan sikap. Pembelian segera adalah tujuan dari promosi
penjualan, terlepas bentuk apapun yang diambil. Karena itulah, kelihatannya
lebih masuk akal ketika merencanakan suatu kampanye promosi penjualan
untuk target pelanggan sehubungan dengan perilaku umum. Misalnya,
apakah konsumen loyal terhadap produk anda atau terahadap produk
pesaing anda? Apakah konsumen akan berpindah merek guna mencari
kesepakatan yang lebih baik? Apakah konsumen hanya akan membeli produk
paling kurang mahal saja, tidak peduli apapun? Apakah konsumen membeli
setiap produk ketegori produk sama sekali? (Lam, Hair dan McDaniel, 2001).
Promosi penjualan terdiri dari kumpulan kiat insentif yang berbedabeda,
kebanyakan berjangka pendek, dirancang untuk mendorong pembelian
yang lebih cepat dan/atau lebih besar dari suatu produk/jasa tertentu oleh
konsumen atau pelanggan tersebut (Kotler, 2000).
Menurut Basu S. (1999) Istilah penjualan sering digunakan secara
sinonim dengan istilah promosi meskipun yang dimaksud promosi. Penjualan
hanya meliputi kegiatan pemindahan barang/jasa atau penggunaan penjual
saja, dan tidak terdapat kegiatan periklanan atau kegiatan lain yang ditujukan
untuk mendorong permintaan. Jadi, penjualan hanya merupakan bagian dari
kegiatan promosi.
Sedangkan menurut Indriyo G. (1994) promosi penjualan adalah
merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang
dipasarkannya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk
melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu
maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen.
Menurut Lamb, Hair dan McDaniel (2001) promosi penjualan adalah
kegiatan komunikasi pemasaran, selain dari pada periklanan, penjualan
pribadi, dan hubungan masyarakat, dimana insentif jangka pendek
memotivasi konsumen dan anggota saluran distribusi untuk membeli barang
atau jasa dengan segera, baik dengan harga yang rendah atau dengan
menaikkan nilai tambah.
Sasaran promosi penjualan biasanya lebih mempengaruhi perilaku
dibandingkan dengan sikap. Pembelian segera adalah tujuan dari promosi
penjualan, terlepas bentuk apapun yang diambil. Karena itulah, kelihatannya
lebih masuk akal ketika merencanakan suatu kampanye promosi penjualan
untuk target pelanggan sehubungan dengan perilaku umum. Misalnya,
apakah konsumen loyal terhadap produk anda atau terahadap produk
pesaing anda? Apakah konsumen akan berpindah merek guna mencari
kesepakatan yang lebih baik? Apakah konsumen hanya akan membeli produk
paling kurang mahal saja, tidak peduli apapun? Apakah konsumen membeli
setiap produk ketegori produk sama sekali? (Lam, Hair dan McDaniel, 2001).
Promosi penjualan terdiri dari kumpulan kiat insentif yang berbedabeda,
kebanyakan berjangka pendek, dirancang untuk mendorong pembelian
yang lebih cepat dan/atau lebih besar dari suatu produk/jasa tertentu oleh
konsumen atau pelanggan tersebut (Kotler, 2000).
metode penentuan lokasi usaha
Lokasi usaha dapat ditentukan secara sembarang atau tidak sembarang. Tentu adalah jelas keberhasilan usaha dari karena lokasi yang ditentukan secara sembarang merupakan sebatas keberuntungan. Bersama keberuntungan usaha, ringkasan ini memberikan pengetahuan bagaimana cara menetukan lokasi usaha? Karena adalah nyata banyak usaha mengalami gulung tikar dari semata-mata lokasi yang sembarang. Metode factor rating. Metode ini memberikan suatu andasan penentuan lokasi dengan cara membubuhkan bobot terhadap faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan. Selain faktor-faktor kuantitatif seperti kapasitas, biaya, dan jarak dapat juga dinalisis faktor-faktor kualitatif seperti sikap masyarakat. Faktor kualitatif dikuantitatifkan untuk memudahan penilaian. Akan tetapi bias nilai sering terjadi dari masuknya subyektifitas. Keobyektifan mendasari pentingnya penilaian dilakukan oleh lebih dari satu orang dan hasilnya di rata-ratakan. Metode nilai ideal. Hampir sama dengan factor rating yang dibedakan hanya bobot menunjukan nilai ideal untuk setiap faktor. Sehingga, nilai maksimum setiap faktor tidak lain sama dengan nilai idealnya. Metode ekonomi. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara bersama-sama untuk memperoleh penilaian yang lengkap. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan cara membandingkan biaya total masing-masing alternatif lokasi. Sedangkan pendekatan kualitatif untuk membandingkan faktor-faktor ain yang tidak dapat diukur dengan rupiah seperti tersedinya tenaga kerja, dan aktifitas serikat buruh. Metode volume biaya. Metode penentuan lokasi usaha yang menekankan pada faktor biaya. Total biaya produksi diperbandingkan antar alternatif yang ada dimana lokasi berbiaya rendah dipilih. Analisis dalam prakteknya dapat dilakukan baik secara numerikal maupun secara grafis. Metode pusat gravity. Metode ini digunakan untuk memilih sebuah lokasi usaha yang mampu meminimalkan jarak atau biaya menuju fasilitas-fasilitas yang sudah ada. Mulanya di buat suatu peta berskala dari tempat-tempat yang akan di tuju dengan memilih titik sembarang sebagai pusat koordinat. Jarak antar tempat berasumsi garis lurus, dan biaya distribusi per unit produk per kilometer adalah sama. Metode transportasi. Pada prinsipnya metode ini mencari nilai optimal yang dapat diperoleh dengan mempertimbangkan pemenuhan demand dan supply pada biaya transportasi yang terendah.
strategi promosi
Definisi/Pengertian Promosi, Fungsi/Tujuan & Bauran Promosi / Promotional Mix Produk
Fri, 20/06/2008 - 2:53am — godam64
Dalam tulisan kali ini akan sedikit membahas secara ringkas mengenai promosi atau yang sering disingkat dengan promo yang sudah pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan dilakukannya kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka penjualan dan keuntungan.
Mulai dari tukang sayur, tukang gorengan, tukang bakmi, tukang obat, dll sampai yang level kakap seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, dsb sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru.
Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita :
- Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator
- Beli satu bungkus cukuran kumis dapat satu gratis
- Beli 3 barang Rp. 10.000,- beli satu barang Rp. 4.000,-
- Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store
- Beli paket fast food di sore hari dapat harga khusus
- Pasang iklan di tv dan radio agar banyak orang tahu produk perusahaan
A. Arti Definisi / Pengertian Promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
B. Tujuan Promosi
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
C. Promotional Mix / Bauran Promosi
Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal. Sebelum melakukan prmosi sebaiknya dilakukan perencanaan matang yang mencakup bauran promosi sebagai berikut :
1. Iklan seperti iklan koran, majalah, radio, katalog, poster, dll.
2. Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
3. Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
4. Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
5. Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
6. Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.
Mulai dari tukang sayur, tukang gorengan, tukang bakmi, tukang obat, dll sampai yang level kakap seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, dsb sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru.
Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita :
- Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator
- Beli satu bungkus cukuran kumis dapat satu gratis
- Beli 3 barang Rp. 10.000,- beli satu barang Rp. 4.000,-
- Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store
- Beli paket fast food di sore hari dapat harga khusus
- Pasang iklan di tv dan radio agar banyak orang tahu produk perusahaan
A. Arti Definisi / Pengertian Promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
B. Tujuan Promosi
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
C. Promotional Mix / Bauran Promosi
Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal. Sebelum melakukan prmosi sebaiknya dilakukan perencanaan matang yang mencakup bauran promosi sebagai berikut :
1. Iklan seperti iklan koran, majalah, radio, katalog, poster, dll.
2. Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
3. Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
4. Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
5. Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
6. Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.
Comments
pengertian harga pokok
ARTI HARGA POKOK PRODUK
Agar harga jual dapat ditetapkan dengan memadai, dalam arti harga jual tersebut .... Dalam metode harga pokok proses, harga pokok setiap produk dihasilkan
PENGERTIAN HARGA POKOK STANDAR : WARTA WARGA
4 Apr 2010 Harga pokok standar adalah harga pokok produksi suatu unit atau sekelompok produk selama periode tertentu, yang ditentukan dimuka.
METODE HARGA POKOK PROSES
::KORANINTERNET.COM:: : PERHITUNGAN (KALKULASI) HARGA POKOK (BAGIAN I)
2 Sep 2008 2.1 Pengertian Harga Pokok Produksi dari barang dan jasa yang kita butuhkan Perusahaan keluarga dalam arti yang langsung dikerjakan oleh para produksi yang dipakai untuk memperoleh produk yang kita inginkan.
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HARGA
HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTIAR RUGI LABA
MASALAH HARGA POKOK PENJUALAN | INDOSKRIPSI
20 Mei 2008 Untuk mengetahui harga pokok pada perusahaan ini adalah dengan menambahkan harga beli produk atau barang dengan biaya-biaya yang dikeluarkan
PENGERTIAN HARGA POKOK PROSES
10 Okt 2010 Perusahaan yang memproduksi suatu produk secara massa harga pokok satuan dihitung pada akhir periode dengan membagi jumlah biaya-biaya yang
19562067 PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI
15 Sep 2009 Pengertian Harga Pokok Produksi Dalam perusahaan manufaktur untuk menghasilkan produk yang akan dipasarkan membutuhkan berbagai jenis biaya,
PERANAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN DIMUKA DALAM MENUNJANG
Agar harga jual dapat ditetapkan dengan memadai, dalam arti harga jual tersebut .... Dalam metode harga pokok proses, harga pokok setiap produk dihasilkan
ACCOUNTING, FINANCE & TAXATION: HARGA POKOK PRODUKSI & COGS
24 Apr 2008 Obviously saya akan post di sini secara bertahap (baca: serial), jika tidak maka satu artikel mengenai harga pokok penjualan saja bisa
FUNGSI DAN PENGERTIAN AKUNTANSI BIAYA
PENGHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING
HARGA POKOK PENJUALAN - LAPORAN LABA RUGI - CONTOH LAPORAN LABA
23 Jun 2009 Harga Pokok Pembelian ditemui di perusahaan dagang (seperti perusahaan yang dengan nama harga pokok persediaan dalam menghitung harga pokok produk. Artikel ini berisi informasi tentang harga pokok penjualan,
LELA_KIKI - TUGAS RISET AKUNTANSI RESUME 1 JURNAL BAB 2 LANDASAN TEORI
1 Mei 2010 Material dalam arti luas adalah elemen yang digunakan sebagai dasar Harga pokok produk yang dihitung dengan pendekatan ful costing
MATERI AKUNTANSI LENGKAP | PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP
28 Jul 2010 Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam Full Costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan
PENGERTIAN HARGA POKOK PESANAN - JEVUSKA
Artikel pengertian harga pokok pesanan di situs ini gratis 0. biaya yaitu sistem pembebanan harga pokok kepada produk atau pesanan yang dihasilkan
Agar harga jual dapat ditetapkan dengan memadai, dalam arti harga jual tersebut .... Dalam metode harga pokok proses, harga pokok setiap produk dihasilkan
PENGERTIAN HARGA POKOK STANDAR : WARTA WARGA
4 Apr 2010 Harga pokok standar adalah harga pokok produksi suatu unit atau sekelompok produk selama periode tertentu, yang ditentukan dimuka.
METODE HARGA POKOK PROSES
::KORANINTERNET.COM:: : PERHITUNGAN (KALKULASI) HARGA POKOK (BAGIAN I)
2 Sep 2008 2.1 Pengertian Harga Pokok Produksi dari barang dan jasa yang kita butuhkan Perusahaan keluarga dalam arti yang langsung dikerjakan oleh para produksi yang dipakai untuk memperoleh produk yang kita inginkan.
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HARGA
HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTIAR RUGI LABA
MASALAH HARGA POKOK PENJUALAN | INDOSKRIPSI
20 Mei 2008 Untuk mengetahui harga pokok pada perusahaan ini adalah dengan menambahkan harga beli produk atau barang dengan biaya-biaya yang dikeluarkan
PENGERTIAN HARGA POKOK PROSES
10 Okt 2010 Perusahaan yang memproduksi suatu produk secara massa harga pokok satuan dihitung pada akhir periode dengan membagi jumlah biaya-biaya yang
19562067 PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI
15 Sep 2009 Pengertian Harga Pokok Produksi Dalam perusahaan manufaktur untuk menghasilkan produk yang akan dipasarkan membutuhkan berbagai jenis biaya,
PERANAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN DIMUKA DALAM MENUNJANG
Agar harga jual dapat ditetapkan dengan memadai, dalam arti harga jual tersebut .... Dalam metode harga pokok proses, harga pokok setiap produk dihasilkan
ACCOUNTING, FINANCE & TAXATION: HARGA POKOK PRODUKSI & COGS
24 Apr 2008 Obviously saya akan post di sini secara bertahap (baca: serial), jika tidak maka satu artikel mengenai harga pokok penjualan saja bisa
FUNGSI DAN PENGERTIAN AKUNTANSI BIAYA
PENGHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING
HARGA POKOK PENJUALAN - LAPORAN LABA RUGI - CONTOH LAPORAN LABA
23 Jun 2009 Harga Pokok Pembelian ditemui di perusahaan dagang (seperti perusahaan yang dengan nama harga pokok persediaan dalam menghitung harga pokok produk. Artikel ini berisi informasi tentang harga pokok penjualan,
LELA_KIKI - TUGAS RISET AKUNTANSI RESUME 1 JURNAL BAB 2 LANDASAN TEORI
1 Mei 2010 Material dalam arti luas adalah elemen yang digunakan sebagai dasar Harga pokok produk yang dihitung dengan pendekatan ful costing
MATERI AKUNTANSI LENGKAP | PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP
28 Jul 2010 Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam Full Costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan
PENGERTIAN HARGA POKOK PESANAN - JEVUSKA
Artikel pengertian harga pokok pesanan di situs ini gratis 0. biaya yaitu sistem pembebanan harga pokok kepada produk atau pesanan yang dihasilkan
Langganan:
Postingan (Atom)